AR Mutajalli

Buktikan Pada Dunia Bahwa Kita Pernah Ada Dengan Karya Dan Tulisan

  • Home
  • About
  • Vlog
  • Hobi
  • Jurnalistik
  • Galeri
Home » Archive for September 2014

Monday, September 29, 2014

Dj Live Performance

Parasnya yang cantik, secantik kelincahan jemarinya memainkan alat musik ini.

0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
6:53:00 PM

Saturday, September 27, 2014

Pilih Yamaha YZF-R25 Sesuai Karakter Kamu



Setiap pecinta otomotif pasti punya keinginan untuk memiliki motor superbike, sebagai kendaraan impiannya. Bahkan mereka yang mungkin tidak terlalu konsen di dunia otomotif tapi ingin akses yang cepat untuk menunjang aktifitasnya, pasti punya impian untuk memiliki kendaraan yang tepat untuk membawanya ke tempat tujuan dengan aman. Kondisi jalan ibukota yang tidak bersahabat pun kadang membuat masyarakat bingung untuk memilih kendaraan yang pas.

Hal itu membuat Yamaha termotivasi untuk menciptakan sebuah kendaraan yang bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat tersebut. Maka lahirlah Yamaha seri R. Mulai dari Yamaha YZF R15, Yamaha YZF R25, dan Yamaha YZF R6. Silahkan memilih seri yang cocok untuk Anda.

Namun disini saya akan membahas tentang Yamaha YZF R25, yang beberapa waktu lalu rekan-rekan Kompasianers melakukan test ride di lapangan parkir Plavor Bliss, Alam Sutera.

Sebelum melakukan test ride, para Kompasianers mengikuti sesi workshop terlebih dahulu yang dibawakan oleh tim marketing dari Yamaha, menjelaskan tentang spesifikasi dan kelebihan dari Yamaha YZF R25. 


Workshop Yamaha YZF-R25

Rupanya Yamaha YZF R25 ini merupakan superbike 250cc dari Yamaha yang didesain untuk digunakan sehari-hari dan sudah disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti di Jakarta. selain itu, Yamaha YZF R25 merupakan superbike paling unggul dikelas 250cc. Memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh kendaraan lain dikelas yang sama. Salah satunya kemudi yang bisa bebas digerakkan hingga 34 derajat, hal ini akan memeudahkan pengemudi bebas menembus padatnya jalan ibukota. Selengkapnya tentang Yamaha YZF R25 bisa dilihat disini.

Setelah mengikuti workshop dari tim Yamaha tentang kelebihan dan spesifikasi Yamaha YZF R25, tibalah saat yang paling saya tunggu-tunggu. Mencoba langsung ketangguhan dari kendaraan andalan Yamaha ini.

Luarr biassa!! itu kesan saya saat pertama kali mengendarai motor dengan mesin berkapasitas 250cc ini. Walaupun body dan mesinnya terlihat besar dan berisi, namun ternyata sangat ringan saat dikendarai. Sangat cocok untuk postur tubuh orang Indonesia. Seperti postur tubuh saya yang ‘Indonesia banget’. Saya tidak merasa kesulitan saat bermanuver di lintasan yang yang sudah disediakan oleh tim Yamaha. Saat zig-zag, berbelok, dan dengan kecepatan tinggi pun saya tidak merasa kesulitan mengendalikan Yamaha YZF R25 ini, tetap lincah dan agresif.

Teman-teman Kompasianers yang lain pun terlihat sangat menikmati saat melakukan test ride dengan Yamaha YZF R25 ini.


Test Ride Yamaha YZF-R25 

Kecepatannya pun sudah teruji, beberapa teman Kompasianer sempat mencoba kecepatan dari Yamaha YZF R25 ini dan bisa mencapai kecepatan 100 km/h kurang dari 7 detik. Saya hanya bisa bilang, Waw!! 


Tes Kecepatan Yamaha YZF-R25

Motor ini tersedia dalam tiga varian warna yaitu Racing Blue, Predator Black, dan Diablo Red. Ketiga varian warna ini didesain sesuai karakter sang pengendara. Saya sih merasa lebih cocok dengan karakter Predator Black, kalau kamu?

0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
9:54:00 PM

Friday, September 26, 2014

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas Sejak Dini

Setiap tahun angka kecelakaan di jalan raya semakin meningkat. Korbannya pun beragam mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian masyarakat kita belum memiliki kesadaraan tinggi akan pentingnya menaati rambu lalu lintas. Apalagi anak muda yang memiliki jiwa yang masih fresh, seakan memiliki seribu nyawa dan tidak takut mati. Sehingga mereka seenaknya berkendara tanpa memikirkan keamanan dirinya dan orang lain. Seperti yang sempat heboh beberapa waktu lalu, anak musisi terkenal yang mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi yang akhirnya lepas kendali dan berakibat fatal bagi dirinya dan orang lain.

Mungkin hal ini lah yang menjadi salah satu faktor Yamaha sebagai produsen kendaraan terkemuka di Indonesia membuat sebuah program Yamaha Safety Riding Science (YSRS) dari Yamaha Riding Academy (YRA). Sebagai wujud tanggung jawabnya untuk meningkatkan kesadaran berkendara dikalangan masyarakat Indonesia dengan mengkampanyekan keselamatan berkendara di jalan secara berkelanjutan.

YRA selain memberikan edukasi kepada mayarakat akan pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara, juga konsen mendidik rider-rider dari berbagai penjuru nusantara untuk disiapkan menjadi pembalap yang bisa bertarung dia ajang MotoGP.

Dalam acara Kompasiana Nangkring Test Ride Yamaha YZF R25 yang bertempat di warung Si Doel, Alam Sutera, beberapa waktu lalu, tim Yamaha dari YRA menjelaskan tentang hal-hal yang harus disiapkan sebelum berkendara, hal yang perlu diperhatikan dan yang harus dihindari saat bekrkendara, dan bagaimana memahami kondisi kendaraan sebelum digunakan.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 20 orang Kompasianers itu dijelaskan bahwa ada beberapa faktor penyebab kecelakaan. Yaitu faktor kelalaian pengendara itu sendiri, faktor kendaraannya, dan faktor pengendara lain.

Faktor kelalaian pengendara yang paling sering kita temui misalnya, menggunakan handphone saat berkendara. Walaupun disadari bahwa hal itu sangat berbahaya, namun kita masih sering melihat orang lain atau bahkan kita sendiri mengangkat telepon atau sms-an saat berkendara. Padahal kita bisa menepi sejenak jika memang panggilan telepon atau sms itu sangat penting. Selain berbahaya bagi diri kita, juga sangat berbahaya bagi orang lain.

Di acara ini juga saya mendapat pengetahuan tentang lampu kendaraan yang harus dinyalakan di siang hari. Selama ini saya menganggap aturan ini tidak ada gunanya bahkan hanya menghabiskan energi kendaraan kita saja. Tapi di kelas ini dijelaskan bahwa betapa pentingnya meyalakan lampu disiang hari, agar kendaraan lain bisa melihat keberadaan kita, baik itu kendaraan yang searah maupun yang berlawanan arah. Hal ini akan sangat membantu bagi pengendara lain untuk tetap waspada dan tetap dalam konsentrasi penuh saat berkendara. Kita juga sebagai pengendara bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Diakhir sesi para Kompasianers mempraktekkan ilmu yang sudah didapat dari kelas YSRS ini dengan mengendarai Yamaha YZF R25 di lintasan yang sudah disediakan oleh tim Yamaha.

Sekedar informasi bahwa Yamaha YZF R25 ini merupakan superbike berkapasitas 250cc yang didesain untuk bisa dikendarai sehari-hari dan sudah disesuaikan dengan kondisi jalan Indonesia yang padat. Dengan membuat kemudinya bisa dibelokkan hingga 34 derajat. Sehingga mudah bagi pengendara bermanuver di jalan yang padat seperti Jakarta. Selain itu, desain body dan rangkanya yang stylish juga sangat menegaskan karakter penunggangnya. Tersedia dalam tiga varian warna yaitu Racing Blue, Predator Black, dan Diablo Red.

Keseruan Kompasiana Nangkring Test Ride Yamaha R25 juga bisa dilihat dalam playlist berikut yang saya rekam ala kadarnya.

0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
2:05:00 AM

Monday, September 15, 2014

Jeritan Rakyat Kecil di Jakarta [Mengutuk Pemerintah DKI]

Jumat kemarin (12/09) saya main ke monas. Saya penasaran melihat beberapa tenda yang tersusun rapi dipelataran Monas. Rupanya tenda itu untuk acara Lebaran Betawi yang digelar setiap tahun. Di sudut lain saya melihat beberapa orang yang sedang mempersiapkan kincir angin, mungkin untuk hiburan bagi pengunjung di acara Lebaran Betawi itu.

Namun, belum juga kincir angin itu selesai terpasang, rombongan Satpol PP menghampiri mereka dan membawa kerenjang kincir angin dan menyuruh mereka mombongkarnya. Entahlah, mungkin pengelola kincir angin itu belum mengantongi izin untuk beroperasi di acara tersebut. Saya hanya bisa merekamnya dari jauh.


Tidak jauh dari tempat itu, ada warga yang marah ampun-ampunan mengutuk sikap arogan Satpol PP tersebut. Dia mengaku bernama Ambon, karena asalnya memang dari Ambon. Dia mengutuk Jokowi karena telah membuat mata pencariannya hilang. Dia juga mengutuk Ahok karena dengan seenaknya mengusir mereka dari Monas yang selama ini menjadi tempatnya mencari nafkah.

Dia mengaku pernah diboyong oleh satpol PP ke dinas sosial dan tidak diperlakukan dengan baik. Mereka digabung dengan orang gila/tidak waras dan hampir membuat dirinya juga ikut gila. Setelah beberapa hari kemudian mereka dilepas tanpa diberi bekal keterampilan atau pekerjaan untuk bisa menyambung hidup.

Sikap Satpol PP (Pemerintah) menurutnya akan memaksa orang-orang yang seperti mereka menjadi preman. Karena usaha yang menurut mereka halal, tidak mengganggu orang lain, dengan berdagang keliling di area Monas, malah diganggu dan diusir oleh Satpol PP.

Dan parahnya setelah PKL-PKL ini diusir keluar dari Monas, beberapa saat kemudian beberapa Satpol PP mendatangi mereka dan meminta rokok ke PKL yang sudah mereka usir tadi. Begitu menurut pengakuan si Ambon. Saya hanya bisa merekam uneg-unegnya dengan sembunyi-sembunyi.


Entahlah..

Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah, tergantung dari sudut pandang mana kita melihat.
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
12:25:00 AM

Saturday, September 13, 2014

Koleksi Museum Nasional | Maket Rumah Adat Seluruh Indonesia

0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
9:29:00 PM

Thursday, September 11, 2014

Gerindra Tidak Merasa Kehilangan Atas Keputusan Ahok

foto kompas.com

Ahok akhirnya memutuskan keluar dari Partai Gerindra. Sayang juga yah, soalnya menurut saya, Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama termasuk salah satu kader terbaik Gerindra. Ciri khasnya yang blak-blakan kadang membuat bawahannya merinding dangdut :D Tapi apalah mau dikata, politik memang seperti itu. Jika sudah tidak sejalan dengan ideologi, yah silahkan mengambil keputusan yang menurut kamu benar. Walaupun bagi orang lain keputusan itu mungkin kurang tepat.

Dari Partai Gerindra sendiri tidak ada yang merasa kehilangan atas keputusan Ahok keluar dari Gerindra, karena menurut Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Achmad Muzani, kontribusi Ahok di Partai Gerindra tidak terlalu terlihat terhadap perjuangan politik Partai Gerindra, khususnya pada pemilu presiden 9 Juli lalu.

Ahok sendiri memutuskan keluar dari Gerindra karena tidak setuju dengan RUU Pilkada yang mendukung kepala daerah dipilih oleh DPRD. Menurutnya RUU Pilkada itu akan merugikan rakyat, apalagi Ahok merupakan produk Pilkada langsung. Entahlah rugi dari mana, menurut saya sih lebih baik kepala daerah dipilih oleh DPRD, selain menghemat anggaran daerah, juga mempermudah KPK jika nantinya kepala daerah tersebut tersangkut kasus korupsi. Lebih mudah dideteksi dan bisa dicegah sedini mungkin. KPK juga saat ini sudah tidak segan menindak politisi yang mencoba macam-macam. Apalagi RUU Pilkada tersebut berpegang pada konstitusi dan ideologi Pancasila. Khususnya Pancasila sila ke 4.

Komentar dari berbagai kalangan pun bermunculan atas keputusan Ahok keluar dari Gerindra. Mulai dari yang menyebut Ahok tidak beretika, politisi kutu loncat, tidak tahu terima kasih, kacang lupa kulitnya, dan komentar lainnya yang bernada negatif. Fadli Zon sendiri sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra kecewa dan menyebut Ahok sebagai politisi oportunis yang tidak mengerti etika.

Bahkan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohammad Taufik, menantang Ahok untuk menanggalkan jabatannya di DKI Jakarta jika benar Ahok masih punya etika berpolitik. Walaupun aturan hukumnya tidak membuat Ahok kehilangan jabatan jika dia keluar dari Gerindra.  

Semoga Ahok tidak salah langkah terhadap keputusannya, dan ada partai yang dengan senang hati mau menerimanya. Supaya karir politiknya tetap cerah, jika seandainya dia masih mau mencalonkan diri sebagai Gubernur pada periode berikutnya atau jadi calon presiden sekalipun di Pilpres nanti. 

*Diolah dari berbagai sumber
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
1:31:00 AM

Sunday, September 7, 2014

RIDER Group Berdonasi Untuk ALS Foundation Pada Peringatan HARPELNAS

Selamat Hari Pelanggan Nasional..!! Ternyata ada Hari Pelanggan Nasional yah! Tapi kok hebohnya nggak kayak Hari Pendidikan Nasional yah, atau Hari Buruh Sedunia, atau hari-hari penting lainnya. Padahal bisa dikatakan bahwa setiap kita adalah pelanggan. Mungkin kita sudah lupa kapan pertama kali kita menjadi pelanggan, sejak pertama kali kita berbelanja, maka sejak saat itu kita sah menjadi pelanggan. Baik itu pelanggan tetap atau pelanggan tidak tetap :D

Hari Pelanggan Nasional (HARPELNAS ) diperingati setiap 7 September. Setelah sekian lama saya menjadi pelanggan, baru kali ini saya ikut dalam acara HARPELNAS. Diperingati di Jakarta, di area car free day. Puluhan perusahaan ikut serta dalam HARPELNAS ini, salah satunya ada RIDER, brand pakaian dalam pria dan anak. Sekitar 250 karyawan RIDER turut meramaikan acara ini. Mereka membagikan produk RIDER ke masyarakat yang kebetulan sedang beraktifitas di area car free day.

RIDER juga sempat membuat heboh daerah patung MH. Thamrin dengan menampilkan flashmob dance  dari RIDER ICON. Tujuannya untuk menghibur dan menyapa sekaligus bersilaturahmi dengan konsumen/pelanggan di seluruh Indonesia khususnya di Jakarta yang telah setia memilih RIDER sebagai produk pakaian dalam mereka.



Bukan hanya itu, pada HARPELNAS kali ini RIDER juga memberikan donasi kepada ALS Foundation dengan melakukan #RIDERicebucketchallenge. Kapten RIDER sebagai mascot brand RIDER melakukan Ice Bucket Challenge dan menantang Pimpinan RIDER, Hanan Supangkat untuk melakukan Ice Bucket Challenge serupa.



Hanan pun menerima tantangan tersebut dan selanjutnya menantang seluruh pelanggan RIDER untuk melakukan Ice Bucket Challenge dan menguploadnya ke Youtube dengan hastag #RIDERicebucketchallenge. Setiap video Ice Bucket Challenge dengan hastag tersebut akan menyumbangkan 50K untuk ALS Foundation.



Video tersebut pun otomatis menjadi peserta lomba #RIDERicebucketchallenge dan pemenang akan mendapatkan hadiah menarik dari RIDER berupa uang tunai dan gadget. Tim RIDER akan memilih video tergokil dan terkeren yang tentunya menggunakan produk RIDER di video Ice Bucket Challenge mereka.



Target minimalnya, RIDER akan menyumbang $1000 untuk ALS Foundation, seperti dikemukakan oleh Hanan Supangkat, Direktur Utama RIDER GROUP. Semoga dari donasi ini penderita ALS atau Amyotrophic Lateral Sclerosis bisa sedikit terbantu dari donasi RIDER dan para pelanggan yang berpartisipasi di #RIDERicebucketchallenge ini. Seperti diketahui sampai saat ini belum ada obat yang bisa mengobati penyakit ini sampai tuntas.
1
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
erig
7:47:00 PM
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Comments (Atom)
Find Us :
Click Here!

Entri Populer

  • Langkah Pertama Bisnis Online: Membuat Akun Payoneer
    Alhamdulillah, berkah Ramadan, setelah memabaca e-book premium dari mas Dian  Umbara, saya mantap untuk mengikuti jejaknya. Beliau menjadi ...
  • Bebek Kaleo, Bebek Paling Lembut di Dunia
    Pernah makan bebek nggak? Kalian harus coba masakan bebek yang satu ini, Bebek Kaleo. Saat jalan-jalan ke kota Bandung, tidak lengk...
  • Cari Kuliner Nusantara? di Cipika Aja!
    Beberapa tahun terakhir banyak media yang memberitakan tentang penipuan-penipuan saat berbelanja online. Awalnya ngeri juga dengar berita-...

Blog Archive

  • ►  2017 ( 1 )
    • September 2017 ( 1 )
  • ►  2016 ( 2 )
    • June 2016 ( 2 )
  • ►  2015 ( 18 )
    • September 2015 ( 4 )
    • August 2015 ( 8 )
    • May 2015 ( 1 )
    • April 2015 ( 2 )
    • March 2015 ( 1 )
    • February 2015 ( 1 )
    • January 2015 ( 1 )
  • ▼  2014 ( 46 )
    • December 2014 ( 3 )
    • November 2014 ( 5 )
    • October 2014 ( 1 )
    • September 2014 ( 7 )
    • August 2014 ( 4 )
    • July 2014 ( 5 )
    • June 2014 ( 11 )
    • May 2014 ( 6 )
    • April 2014 ( 1 )
    • March 2014 ( 1 )
    • February 2014 ( 1 )
    • January 2014 ( 1 )
  • ►  2013 ( 22 )
    • December 2013 ( 1 )
    • November 2013 ( 1 )
    • October 2013 ( 2 )
    • September 2013 ( 3 )
    • August 2013 ( 2 )
    • July 2013 ( 2 )
    • June 2013 ( 1 )
    • May 2013 ( 2 )
    • April 2013 ( 2 )
    • March 2013 ( 2 )
    • February 2013 ( 3 )
    • January 2013 ( 1 )
  • ►  2012 ( 26 )
    • December 2012 ( 2 )
    • November 2012 ( 1 )
    • October 2012 ( 1 )
    • September 2012 ( 3 )
    • August 2012 ( 2 )
    • July 2012 ( 2 )
    • June 2012 ( 2 )
    • May 2012 ( 2 )
    • April 2012 ( 6 )
    • March 2012 ( 3 )
    • February 2012 ( 1 )
    • January 2012 ( 1 )
  • ►  2011 ( 29 )
    • December 2011 ( 1 )
    • November 2011 ( 1 )
    • October 2011 ( 4 )
    • September 2011 ( 4 )
    • August 2011 ( 4 )
    • July 2011 ( 3 )
    • June 2011 ( 2 )
    • May 2011 ( 3 )
    • April 2011 ( 1 )
    • March 2011 ( 3 )
    • February 2011 ( 1 )
    • January 2011 ( 2 )
AR Mutajalli. Powered by Blogger.

About Me

erig
View my complete profile

Blogroll

ASEAN Blogger
My Community :
Copyright 2016 AR Mutajalli - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates